Waspadai Hujan Di Wilayah Perbatasan Maluku

Waspadai Hujan Di Wilayah Perbatasan Maluku - Hai Apa kabar Sobat pembaca CEPOT POST?, Cepot harap kabar Sobat baik-baik saja dan tak kurang suatu apa ya.. hehehe.. di kesempatan yang baik ini kita akan mengupas post dengan judul: Waspadai Hujan Di Wilayah Perbatasan Maluku, dan sepertinya post kali ini layak dimasukan dalam kategori Artikel Berita, Artikel Daerah, Artikel Kabar, Artikel Maluku, Artikel Post, Artikel Update, Nah biar gak kelamaan, yuk langsung kita simak saja.

Judul : Waspadai Hujan Di Wilayah Perbatasan Maluku
link : Waspadai Hujan Di Wilayah Perbatasan Maluku

Baca juga


Waspadai Hujan Di Wilayah Perbatasan Maluku

Ambon, Malukupost.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pattimura Ambon mengimbau masyarakat, terutama para nelayan tradisional, agar mewaspadai potensi hujan lebat disertai petir di wilayah perbatasan Maluku pada beberapa hari kedepan. "Peringatan dini diprakirakan terjadi di perairan Kepulauan Sermata, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) hingga Tanimbar, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Laut Arafura, Kabupaten Kepulauan Aru serta Laut Banda, Kabupaten Maluku Tengah," kata Kepala BMKG Stasiun Pattimura Ambon Ot Oral Sem Wilar saat dikonfirmasi di Ambon, Kamis (29/11).
Ambon, Malukupost.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pattimura Ambon mengimbau masyarakat, terutama para nelayan tradisional, agar mewaspadai potensi hujan lebat disertai petir di wilayah perbatasan Maluku pada beberapa hari kedepan.

"Peringatan dini diprakirakan terjadi di perairan Kepulauan Sermata, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) hingga Tanimbar, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Laut Arafura, Kabupaten Kepulauan Aru serta Laut Banda, Kabupaten Maluku Tengah," kata Kepala BMKG Stasiun Pattimura Ambon Ot Oral Sem Wilar saat dikonfirmasi di Ambon, Kamis (29/11).

Kabupaten MBD, MTB maupun Kepulauan Aru secara geografis letaknya berbatasan dengan Timor Leste dan Australia.

"Jadi perlu diwaspadai karena adanya awan gelap (Cumulonimbus) di lokasi tersebut dapat menimbulkan angin kencang dan menambah tinggi gelombang," ujarnya.

Apalagi, katanya, angin umumnya bertiup dari arah barat daya - barat laut dengan kecepatan terbesar 17 Knots (35 KM per jam).

"Syukurlah tinggi gelombang di wilayah tersebut 1,25 meter, tetapi tetap harus diwaspadai karena sewaktu-waktu bisa berubah," kata Ot.

Dia mengemukakan, imbauan ini telah diteruskan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku, maupun sembilan kabupaten dan dua kota.

"Saya pun mengharapkan para bupati dan wali Kota agar mengimbau perusahaan penyedia maupun pengguna jasa transportasi laut untuk memerhatikan peringatan dini dari BMKG," ujar Ot.

Pertimbangannya, kata dia, bila kondisi cuaca ekstrem, maka Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Ambon berwenang tidak memberikan izin berlayar, bahkan sekiranya dipandang perlu aktivitas pelayaran untuk sementara ditutup sambil menunggu laporan perkembangan cuaca terbaru.

"Para pengguna jasa transportasi juga hendaknya memaklumi bila terjadi penundaan dan keterlambatan jadwal keberangkatan kapal laut akibat faktor cuaca karena pertimbangan perlunya memprioritaskan keselamatan," kata Ot.

Disinggung soal suhu, dia menjelaskan, bervariasi 19-29 derajat Celcius dan kelembaban 80-100 persen. (MP-4)


Sobat baru saja selesai membaca :

Waspadai Hujan Di Wilayah Perbatasan Maluku

Cepot rasa sudah cukup pembahasan tentang Waspadai Hujan Di Wilayah Perbatasan Maluku dikesempatan ini, moga saja dapat menambah informasi serta wawasan Sobat semuanya. Wookey, kita ketemu lagi di artikel berikutnya ya?.

Telah selesai dibaca: Waspadai Hujan Di Wilayah Perbatasan Maluku link yang gunakan: https://cepotpost.blogspot.com/2018/11/waspadai-hujan-di-wilayah-perbatasan.html

Subscribe to receive free email updates: